10 Spesies Terunik yang Ditemukan Tahun 2012 (II)

VIVAnews – Sebuah daftar 10 spesies flora dan fauna terbaru yang ditemukan di alam sepanjang tahun lalu telah disusun oleh para peneliti. Kesepuluh primata ini dipilih berdasarkan yang paling unik dan misterius.
Melansir Telegraph, 24 Mei 2013, spesies-spesies baru itu mulai dari ular, siput, monyet yang memiliki warna mata seperti manusia, dan lainnya.

Penemuan ini telah memberikan pelajaran bagi para peneliti mengenai masih banyaknya makhluk-makhluk lain yang belum ditemukan.

Dari data International Institute for Species Exploration yang ada di Arizona State University, Amerika Serikat, telah ditemukan 18.000 spesies sepanjang tahun 2012.

Berikut 10 spesies terunik di antaranya: (lanjutan)

3. Monyet Lesula (Cercopithecus lomamiensis)
Monyet Lesula ditemukan di Republik Demokratik Kongo. Monyet ini sebenarnya sudah dikenal oleh masyarakat lokal, tapi belum terdaftar sebagai spesies.

Monyet Lesula memiliki warna mata yang sama dengan manusia. Menurut para peneliti, keanehan dari monyet ini adalah memiliki bokong yang berwarna biru. Sayang, monyet Lesula banyak diburu oleh masyarakat sekitar untuk dimakan dagingnya.

4. Ular The No to the Mine (Sibon noalamina), atau ular cincin

Ular ini biasa ditemukan di kawasan hutan hujan di daratan tinggi Panama. Ular nokturnal ini memangsa hewan-hewan  yang bertubuh lunak, seperti cacing, telur kodok, bekicot, dan siput.

Ular jenis ini memiliki bisa yang sangat beracun. Ketika dalam keadaan berbahaya, warna cincin di tubuhnya bisa menjadi lebih terang atau lebih redup.

5. Jamur Gua (Ochroconis anomala)

Pada tahun 2001, ditemukan noda hitam di dinding Gua Lascaux di Prancis. Lalu, pada tahun 2007, para peneliti mulai melakukan penelitian terhadap noda hitam itu. Akhirnya diketahui, bahwa noda hitam di gua itu merupakan salah satu jenis jamur yang tidak berbahaya.

6. Katak terkecil di dunia (Paedophryne amanuensis)

Katak terkecil ini ditemukan di desa Amau, Papua New Guinea. Ukuran dewasa dari katak ini hanya 7,7 milimeter. Katak ini juga biasa ditemukan di hutan-hutan tropis yang basah.

7. Semak hutan yang terancam punah (Eugenia petrikensis)

Tanaman yang ditemukan di Madagaskar ini memiliki genus yang sama dengan pohon cemara.

Tanaman yang dapat tumbuh hingga dua meter ini memiliki daun-daun yang mengkilap dan berwarna-warni, terlihat sangat indah.

8. Kecoa ‘glow in the dark’ (Lucihormetica luckae)

Ditemukan di Ekuador, hewan ini memiliki keunikan pada tubuhnya yang dapat bersinar di dalam gelap, atau glow in the dark.

9. Kupu-kupu Hijau (Semachrysa jade)

Kupu-kupu ini ditemukan di Kuala Lumpur, Malaysia. Sayapnya berwarna transparan, sehingga banyak yang menganggap primata ini memiliki kelainan gen. Tapi, London Natural History Museum mengumumkan kalau kupu-kupu hijau adalah spesies baru.

10. Fosil serangga (Juracimbrophlebia ginkgofolia)

Sebuah fosil serangga jenis baru yang ditemukan di sebuah batu di China. Sampai saat ini, para peneliti masih memperlajari fosil serangga itu, untuk mengetahui berapa umurnya.

Leave a Reply