Begini Cara Mencari Rumah Murah di Depok

Rumah merupakan salah satu kebutuhan utama dalam berkeluarga karena rumah adalah tempat dimana anda dapat berkumpul dengan anak, istri, dan juga keluarga. Memiliki rumah yang nyaman dengan akses yang mudah adalah keinginan setiap orang. Namun, saat ini harga-harga rumah semakin meningkat sehingga memiliki rumah di pusat kota seperti Jakarta semakin tidak memungkinkan. Apalagi jika anda adalah pasangan muda dengan dana yang masih terbatas.

Kota Depok merupakan salah satu kota kecil yang berada tidak jauh dari Jakarta. Bagi anda yang bekerja di Jakarta, memiliki rumah di Depok dapat menjadi alternatif pilihan tempat hunian. Dengan akses transportasi dan fasilitas umum yang mudah, tinggal di Depok dapat menjadi pilihan yang tepat. Namun, dalam memilih rumah murah di Depok ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan, di antaranya adalah:

Pemilihan Lokasi

Dengan berbagai macam akses fasilitas umum seperti stasiun kereta, universitas, mall, dan berbagai macam wisata kuliner, kehidupan di Depok saat ini masih berpusat di kawasan Margonda hingga kecamatan Beji. Jika anda memiliki dana yang cukup, daerah ini dapat menjadi pilihan lokasi hunian anda.

Apabila anda menyukai lokasi yang lebih tenang dengan harga bersahabat, anda dapat bergeser sedikit ke daerah Cilodong, Cimanggis, Depok Jaya, hingga Sawangan. Daerah-daerah tersebut masih terhitung berada di dalam kota, dan memiliki transportasi yang baik.

Cermati Konstruksi Bangunan

Idealnya, pembangunan rumah akan memakan waktu sekitar 6 bulan. Jika pengerjaan rumah selesai lebih cepat dari itu, anda perlu merasa curiga dengan kualitas bangunan. Seringkali, developer yang mengutamakan kecepatan pembangunan memiliki rumah yang jauh dari standar dan hanya asal jadi saja. Tentu saja anda tidak ingin merasa kerepotan dengan urusan perbaikan rumah yang tidak seharusnya kan?

Jangan lupa pula untuk memastikan detail konstruksi bangunan seperti tiang, tembok, dan atap begitu rumah anda sudah siap huni.

Perhatikan Fasilitas yang Ditawarkan

Pada umumnya, brosur rumah akan menampilkan berbagai fasilitas yang menggiurkan. Akan tetapi, anda perlu teliti apakah fasilitas tersebut membuat harga jual rumah menjadi terlampau tinggi atau tidak. Di samping itu, fasilitas eksternal seperti keamanan, minimarket, dan layanan kebersihan komplek juga perlu anda perhatikan.

Survey Harga

Dalam mencari rumah murah di Depok, survey harga merupakan hal yang penting. Anda perlu membandingkan harga rumah dengan tipe dan luas yang sama di lokasi yang ramai dengan lokasi pilihan anda. Selain itu, yang tak kalah pentingnya adalah anda perlu memperhatikan hal-hal yang telah termasuk ke dalam harga tersebut. Apakah harga tersebut telah termasuk PPN10%, Akta Jual Beli, biaya Sertifikat Hak Guna Bangunan atau belum. Biasanya, harga yang ditawarkan belum termasuk Bea Perolehan Hak atas Tanah Bangunan dan biaya KPR.

Akses Transportasi

Bila anda memiliki aktivitas yang rutin di Jakarta seperti bekerja atau kegiatan lainnya, akses transportasi menjadi hal utama di samping harga rumah yang murah. Seringkali, rumah murah di Depok berada di kawasan yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor. Jika aktivitas anda tergantung kepada kendaraan umum, anda dapat mencari rumah murah di kawasan ini dengan memperhatikan akses kendaraan umum di kawasan tersebut atau anda dapat mempertimbangkan untuk memiliki kendaraan pribadi, minimal motor.

Cek Kelengkapan Dokumen dan Perizinan

Untuk menghindari adanya masalah di masa depan, anda perlu teliti dan waspada dengan kelengkapan surat-surat kepemilikan rumah. Beberapa surat yang harus anda miliki saat membeli rumah baru adalah Sertifikat Hak Milik, Sertifikat Hak Guna Usaha, Sertifikat Hak Guna Bangunan, dan lain-lain.

Jika anda membeli rumah yang belum dibangun, anda biasanya perlu menunggu sekitar 8 hingga 24 bulan hingga rumah anda siap huni. Untuk itu, anda perlu memeriksa status tanah seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan sertifikat lainnya. Apabila rumah yang anda beli sudah siap huni dan memiliki sistem kavling, anda perlu memeriksa apakah sertifikatnya sudah dipecah atau belum. Hal ini untuk menghindarkan resiko sertifikat dengan kepemilikan ganda.

Metode Pembayaran

Pada umumnya, perumahan yang menyediakan pembayaran dengan sistem KPR dapat lebih terjamin kejelasannya dibandingkan dengan yang tidak. Dan perhatikan pula bank apa yang menangani KPR rumah tersebut.

Pahami Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB)

Dalam membeli rumah, biasanya anda perlu untuk menandatangani PPJB. Sebelum menandatangani PPJB, anda perlu memahami setiap poin yang tertulis dalam draft tersebut. Jangan menandatangani sesuatu sebelum anda memahaminya dengan baik.

Teliti saat Serah Terima Rumah

Setelah segala hal sudah berhasil dilewati, kini saatnya anda melakukan serah terima rumah. Jangan terburu-buru menandatangani berita acara serah terima sebelum anda mencermati kesesuaian yang ada dengan ketentuan pada PPJB. Karena, apabila berita acara serah terima telah anda tanda tangani dan ada hal yang tidak sesuai dengan PPJB, maka anda akan kesulitan untuk menuntut developer.

 

Leave a Reply